20:00 jum'at, febuari 2016
Meeting point di rumah salah satu sahabat Allam.
Kami start dari jakarta ke Garut pada malam hari, ini dikarnakan beberapa sahabat Allam masih menunggu jam pulang kerja. Rata-rata mereka bekerja di Mall, jadi wajar saja jam kerjanya mengikuti jam operasional Mall.
Kami ber-8 diantaranya adalah aku & Aghita, iwan, oki, budi, devry & restu. Kami menggunakan kendaraan pribadi yang memang kami sewa untuk Trip kali ini.
Kurang lebih 5 jam kami habiskan dalam perjalanan. tak satupun dari kami yang terlihat lelah walaupun sebelum berangkat, kami berkegiatan seperti biasa layaknya seorang karyawan dan mahasiswa. Tepat pukul 4 pagi, kami tiba di basecamp Guntur. sambil menunggu matahari terbit, Budi yang setia menjadi supir akhirnya tak lagi bisa menahan kantuk. dia tertidur didalam mobil. sementara yang lainnya asik menyantap sarapan murah ala ibu warung di daerah basecamp.
| starting point |
Setelah mengurus administrasi (yang ternyata jumlahnya sudah terlupakan haha) kami mencoba membangunkan Budi yang tak juga bangun dari tidur cantiknya didalam mobil (HAHA DASAR MANUSIA KEBO). Beberapa dari kami juga sudah berkali-kali mencoba membangunkan sampai akhirnya bapak tukang parkir yang membantu membangunkan. Hahaha dasar lelaki
Tak lama setelah Budi bangun dan ikut ber-sarapan ria, akhirnya kami berdoa kembali. Memohon kelancaran karena beberapa dari kami sudah paham akan medan yang nanti akan kami lewati.
Tepat pukul 7 pagi, Kami semua bergegas mengangkat tas masing-masing.
Mari berangkaaaaaat!!!!!
*Sedikit cerita sebenarnya, ini pertama kali (Mulya) trekking kegunung dengan wanita gandengan sendiri haha*
| View Gunung Guntur |
"Sob.. potoin gue bedua dong" pinta Mulya ke salah satu temannya.
sebelum pendakian, sebagai awal mula dan pemanasan ada baiknya sih kita selfie dulu. apalagi bedua sama sang *uhuy* kan hahaha. Cuaca mulai gelap, kabut mulai turun dan mulai turun rintik hujan. Hal ini tidak menurunkan semangat kami untuk memulai pendakian. Memang terkadang hujan membuat kami sedikit khawatir akan isi dalam carrier kami, beberapa dari kami tidak melapisi dengan plastik saat memasukan pakaian dan jika hujan habislah.
yup! sambil berdoa dalam hati, kami tetap terus melangkah demi menyelesaikan yang sudah dimulai HEHE
| udah mulai lelah sob.. ngasoh dulu. |
Ini trek batu yang memang bikin lutut gemeteran. Beberapa dari kami sudah menampakan wajah yang cukup lelah. Apalagi Aghi, ternyata dia sudah hampir setahun lebih tidak melakukan pendakian. Haha jadilah Mulya yang membawa segala perlengkapan (sebenarnya ini juga supaya bisa menghemat bagasi mobil HAHA) ternyata lumayan juga isi tasnya.
"Ya Allah kapan sampenya, ini tas bikin lutut minta dipulangin aja ya Allah...." (kata Mulya dalem hati. yagak Mul? HAHAHA)
Emang dasar si Aghi ini, udah tau orang capek, muke gak kontrol masi ajaaaaa nyolong-nyolong selfi HAHAHA
| Selfie pada tempatnya |
Gunung Guntur adalah gunung andalan di garut walaupun tidak setinggi seperti gunung-gunung lainnya di jawa barat. Tetapi jangan meremehkan Gunung ini, iya untuk semua gunung juga kita harus tetep menghargainya. Entah itu tinggi atau pendek, kita tidak bisa mengukur dari hal itu. sedikit gambaran dari kami tentang trek Guntur, mata air yang memadai di sepanjang perjalanan menuju pos 3. Setelah melewati curug citiis, pohon sulit ditemukan dan bisa dikatakan Guntur agak tandus. Ketika panas, akan sulit untuk berteduh dibawah pohon. Kami menyarankan, untuk memakai baju dan celana berlengan panjang. Tidak usah terlalu tebal, cukup yang dapat menyerap keringat. Cuaca di Gunung ini juga agak ekstrim, terkadang panas yang begitu terik dan angin yang cukup kuat. Seperti yang kami kenakan. Aghi dengan legging dan kaos biasa nya yang biasa dia gunakan ketika mendaki (meringankan badan sendiri katanya) dan Mulya dengan celana cargo quickdry panjang menghemat bawaan (katanya), pakaian seperti ini bisa jadi referensi kalian kok :)
| Trek batu cukup terjal |
Setelah beristirahat, perjalanan kami mulai kembali. Tidak lama kami melanjutkan perjalanan kira-kira 25 menit, ternyata curug citiis sudah didepan kami. Kami semua bergegas menyegarkan muka yang mulai kusut, mengisi kembali botol minuman kami untuk persediaan selama diperjalanan. Apa boleh buat, ini ibarat rejeki jangan ditolak.
| girang amat bos nemu kobangan aer (HAHA) |
Ternyata belum puas kami menyegarkan muka, yang lainnya pun juga masih ingin bersantai-santai. Akhirnya kami memutuskan untuk beristirahat makan siang dan ngopi-ngopi. Di curug ini kita juga bisa membeli makanan seperti gorengan, teh manis dll, masih adanya warung pedagang di sepanjang aliran air curug. cuma mungkin karena kami masih datang terlalu pagi, penjualnya belum ada yang dagang. Ayolah tertawa bersama dulu biar lucu HIHI
Setengah jam berlalu (mungkin lebih ya :D) akhirnya kami bergegas kembali untuk melanjutkan perjalanan. kurang lebih 2 Jam lagi kami sampai di POS 3. yeahhhh!!! akhirnyaaa!!!
| (pos 3, kirain belom sampe.. taunya.........) |
14:00 akhirnya kami sampai di pos 3
Sepengetahuan teman-teman yang pernah mendaki kesini, masih diijinkan untuk terus melanjutkan perjalanan dari pos 3 sampai ke puncak 1 untuk mendirikan tenda. tapi ternyata terhitung 3 hari yang lalu dari pendakian kami ini,sudah diberlakukan peraturan baru. Disinilah batas untuk mendirikan tenda. Untuk summit ke puncak satu tidak diperbolehkan membawa tas besar, banyak kecelakaan ketika pendakian dari pos 3 menuju summit dengan membawa beban yang terlalu berat. setelah check in ala Hotel ber-bintang ribuan ini, kami dan teman-teman lainnya sepakat mematuhi peraturan yang ada dan segera bergerak secepat mungkin untuk mencari lapak mendirikan tenda. kami membawa 2 tenda kapasitas 4-5 orang. Maka itu kami harus mencari lapak yang cukup untuk 2 tenda super ini. dengan lahan yang sedikit miring, dikarenakan kami hanya mendapat lahan sisa yaaa jadi kami buat senyaman mungkin lah hahaha. Semula yang tadinya kami fikir perjalanan masih berlanjut, ternyata disinilah finish terakhir kami untuk mendirikan tenda. Selamat Siang dari Pos 3 Guntur. Semoga alam selalu bersahabat dengan kami. Amin
| yeay it's camping time!! |
Banyak tanah datar di pos 3 yang memang cocok untuk mendirikan tenda, dan juga dekat dengan mata air. Ini tidak menyulitkan setiap pendaki yang membutuhkan air untuk minum dan memasak.
Tenda kami sudah berdiri kokoh, hujan yang menyapa membuat kami menikmati waktu sebentar untuk memejamkan mata. selanjutnya? kami kelaparan! hahaha
bergegaslah kami mengeluarkan logistik persediaan kami. Aghi cukup handal soal kupas mengupas bahan masakan, sedangkan Mulya mulai memasak air untuk menyediakan minuman hangat pelengkap sore ini. Ahhhh... Damai sekali rasa hati ini. Kerinduan Aghi akan suasana mendaki tersalurkan. begitu juga Mulya yang mau merealisasikan kerinduan yang sudah lama Aghi rindukan.
Terimakasih semesta, kami berhutang banyak kepadamu tanpa bisa membalasnya. Berkatmu, kami kembali menjadi lebih dekat.
| Aliran air yang berada di Pos 3 |
Tidak jauh dari lokasi pendirian tenda kami, terdapat aliran air yang biasa dgunakan pendaki untuk segala hal yang dibutuhkannya. Lokasi yang sangat strategis. Beruntunglah kami yang menempati lapaknya.
Kalian lihat tenda C**ns*na yang berdiri itu? Itu bukan tenda kami. Sebenarnya sudah ada larangan untuk mendirikan tenda didaerah itu. Entah kenapa masih saja ada pendaki yang nekat mendirikannya. Aturan itu dibuat yaaa.... semata-mata untuk keselamatan kalian juga lho teman-teman. bukan sebagai penghalan ke-narsisan kalian hehe. Narsis boleh kok, tapi tetap menjaga keselamatan pribadi kalian ya... Kalau kami mau sih, sebenarnya bisa saja kami trabas itu larangan yang tidak memperbolehkan kami mendirikan tenda di puncak 1. Walaupun bagus, tetapi orang-orang yang bertanggung jawab atas daerah itu juga bertanggung jawab atas keselamatan kita. Mereka aja peduli sama kita, Masa kalian sendiri ngga? Malu kaaannnn.... HEHE
Sekali lagi demi keselamatan bersama, tetap patuhi peraturan yang dibuat ya teman-teman... Masalah lokasi bagus untuk spot foto, ya boleh aja... asal ndak dijadikan tempat stay selama pendakian. hihi
| bangun pagi cuci muka. |
Pagi menyambut kami yang semalaman diguyur hujan. Berhubung 1 tenda kondisinya tidak sehat, jadilah orang-orang yang tidur di tenda itu banjir (tapi nyatanya, yang tidur tetep pules kok! hahaha)
gak peduli gimana tidurnya kita semalem, dan walaupun gabisa liat bintang betaburan kami tetap antusias sama liburan ini. Sepertinya sih karena kami semua kurang piknik hahaha
Setelah ngumpulin nyawa buat melek, Mulya dan Aghi turun kebawah untuk mengambil air. Sekalian nyegerin muka biar tetep kece hihihi
Sebenarnya kami bisa saja mandi ditempat segar seperti ini, tapi lingkungan yang indah ini menyadarkan kami. Mungkin, kalau untuk mandi-mandi biasa sih bisa aja.. asal jangan lupa diri mandi sambil sabunan, shampoan, odolan pas sikat gigi. (Buseeeett itumah gatau diri ya! hahahaha) iya bisa aja mandi-mandian.. tapi cuacanya terlalu dingin buat kami si penghemat air (alias si pemalas mandi hahahaha) cukup cuci muka dan gosok gigi tanpa odol aja sih kita juga tetep kece kok HEHEHE
Kali ini kami juga ikutan menghibau, ngingetin buat yang udah tau tapi lupa, ngasih tau buat yang belom tau hehe. ini aliran sungai mata air yang alirannya itu udah pasti dipakai buat orang-orang disekitar perkampungan kaki Gunung Guntur. Jadi buat kalian yang selalu bertanya kenapa ada larangan mandi dengan sabun, shampoan, dan gosok gigi dengan odol apalagi buang sampah ke aliran sungai ini ya alasan utamanya biar tempatnya tetap bersih. Ah... tapi yaaa kami rasa untuk kalian yang lebih paham dari kami pasti juga sudah tau alasnnya kenapa. yakan? hehe
Kita udah ngerasa kece banget nih, udah siap buat sarapan terus menyapa jalur puncak 1 hehe..
kita yang sudah kece
ahahaha gaya sih udah sok "into the wild" tapi tetep aje kalo mo pipis tetep minta temenin hahahaha!
setelah perut terisi secukupnya, kita jalan hunting tempat nih. Rame banget!!!! tapi ga serame Gunung sebelah sih hehehehe
Matahari masih malu untuk terlihat. Ngga apa yah... Guntur tetap cantik kok...
Kita santai dulu di-starting point summit puncak 1. Masalah summit... yang penting ngasoh dulu lah ya disini hehehe
atas : View puncak 1, bawah : View Gunung Cikuray
View di pos 3 ini indah bangeeettttt, kita masih bisa melihat puncak 1 Gunung Guntur, terjalnya trek kesana, sampai Gunung Cikuray yang menawan kalau cuaca cerah. sayang nya ketika kami kesini, agak sedikit mendung. Satu lagi tambahan bonus buat mata dari jarangnya pohon, kami bisa melihat kota garut lho. Bagi yang suka foto, disini juga banyak spot foto yang keren-keren. Kayak gini nih, walaupun mendung, Gunung Cikuray tetap terlihat menawan dari pos 3 ini..
Sepertinya kami berdua tidak ikut Summit ke puncak 1 dengan yang lainnya. Karena untuk summit lebih baik dilakukan sebelum subuh, jadi bisa melihat matahari terbit. namun menurut kami berdua, cuaca seperti ini sepertinya kurang bersahabat untuk summit. Dikhawatirkan malah menjadi hambatan yang lainnya lebih baik kami habiskan saja waktu untuk bersantai disini.
Untuk yang mau summit, ikuti jalur yg sudah ada ya. Jarangnya pepohonan disini juga memudahkan pendaki saat summit. Ada jalur pasir dan juga rumput, Untuk pemula, sebaiknya jangan menggunakan jalur pasir pada saat summit, karna membuat kita sulit untuk melangkah. Gunakan jalur rumput, walaupun sedikit licin karna jalur pasir biasanya digunakan saat trek turun.
| Selfie Bareng! |
Yaaa... kurang lebih itulah sedikit sharing dan tips tentang Guntur dari kami. Semoga sedikit menghibur dan bermanfaat ya buat teman-teman semua hehe... sekian dari kami dan semesta dari Gunung Guntur. Salam Lestari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar